Amankah Mencukur Bulu Pada Tubuh?

Mencukur-Bulu
http://www.go-dok.com/

GoDokAmankah Mencukur Bulu pada Tubuh – Memiliki kaki, tangan, dan ketiak yang mulus tanpa bulu sepertinya tengah menjadi tren saat ini. Terutama bagi para wanita, halusnya permukaan kulit pastinya menjadi sesuatu yang didambakan. Demi hal tersebut, banyak dari Anda yang kemudian memilih untuk rutin mencukur -bahkan mencabut- bulu di kaki, tangan, dan ketiak. Nah, apakah Anda salah satunya? Lalu, timbul pertanyaan amankah mencukur bulu pada tubuh?

Jika iya, harus Anda tahu bahwa terdapat beberapa anggapan tentang buruknya kegiatan ini. Beberapa orang mengatakan, mencukur bulu ketiak justru akan memicunya tumbuh semakin lebat dan membuat kulit ketiak menjadi tidak sehat. Begitu pula dengan mencukur bulu kaki dan tangan Anda. Benarkah hal tersebut? Untuk menjawabnya, yuk simak serba-serbi mencukur bulu pada tubuh berikut ini!

Amankah mencukur bulu ketiak?

Ladies and gentleman, perlu Anda ketahui bahwa ketiak merupakan tempat berkumpulnya kelenjar getah bening yang menjadi penghubung racun dan zat kimia yang akan masuk ke dalam tubuh. Nah, bulu-bulu ketiak ini berfungsi untuk menyaring zat-zat yang masuk ke dalam tubuh Anda. Tak hanya bulu ketiak, setiap bulu rambut yang tumbuh pada beberapa bagian tubuh pun berfungsi untuk menjaga organ vital yang ada di dekatnya.

Lalu, apa yang akan terjadi ketika bulu-bulu tersebut dicukur? Tanpa adanya bulu ketiak, zat-zat yang akan masuk ke dalam tubuh Anda melalui ketiak tidak akan dapat disaring secara sempurna. Ditambah lagi, dengan mencukur akan timbul kemungkinan munculnya luka kasat mata pada kulit ketiak. Semakin lama, luka tersebut akan semakin besar dan meradang. Bersamaan dengan hal tersebut, pori-pori di daerah ketiak juga akan semakin membesar sehingga mempermudah toksin dan zat kimia -seperti yang terdapat pada deodoran- untuk masuk ke dalam kulit Anda. Selain itu, luka sayatan yang tertutup dan ditutupi dengan deodoran dapat pula mengakibatkan munculnya tumor penyebab kanker payudara. Pasalnya, toksin dapat dengan mudah dilunturkan oleh zat antiperspiran yang berperan untuk mencegah pengeluaran keringat. Toksin akan tertimbun dan muncullah kanker payudara. Tak hanya itu, kuman dan bakteri juga akan semakin mudah masuk ke dalam lapisan kulit Anda dan tertimbun disana.

(Baca: Waxing, Amankah?)

Akan tetapi, mengingat ketiak sering sekali mengeluarkan wangi tidak sedap, banyak orang yang berniat mencukurnya. Sejatinya, bau tak sedap ini dikarenakan ketiak memiliki kelenjar apokrin yang mengandung asam lemak jenuh berupa cairan kental dan berminyak. Nah, asam lemak jenuh sebenarnya hanya berbau layaknya lemak, namun bercampurnya cairan ini dengan bakteri pembusukan di setiap helai bulu ketiaklah yang menyebabkan munculnya bau tak sedap. Terlebih lagi jika Anda jarang merawat kebersihan badan  secara rutin (baca : jarang mandi). Karena itulah, jika Anda ingin menghilangkan bulu ketiak, lebih baik pangkaslah dengan gunting daripada mencukur dan waxing untuk mengurangi resiko cedera dan pori-pori membesar.

Lalu, bagaimana dengan mencukur bulu kaki dan tangan?

Dewasa ini, banyak kaum wanita yang menggunakan metode waxing untuk menghilangkan bulu pada kaki dan tangan. Meskipun begitu, waxing tidak selamanya menghilangkan semua bulu-bulu halus pada kaki dan tangan, lho. Bulu-bulu halus tersebut justru akan tumbuh lebih lebat dan tidak teratur. Selain itu, Anda juga akan merasakan gatal jika bulu pada tangan dan kaki tumbuh kembali dengan ukuran yang masih pendek. Bulu-bulu ini akan lebih tajam, seperti tumbuhnya jambang pada pria setelah dicukur beberapa hari. Karena itulah, Anda tidak disarankan untuk mencukur atau melakukan waxing pada bulu tangan dan kaki. Lebih baik, biarkan saja bulu-bulu tersebut tumbuh secara alami di kulit Anda. Lagipula pada wanita, bulu-bulu ini cenderung akan tumbuh halus dibandingkan pada pria.

(Baca: Pria, Lakukan Hal ini Pada Jenggot dan Kumis Anda!)

Untuk menghindarinya, hal apa saja yang perlu diperhatikan?

Selain efek sampingnya, Anda juga harus memperhatikan hal-hal tertentu saat mencukur jika tetap ingin melakukannya. Pada saat Anda ingin mencukur bulu kaki dan tangan janganlah menggunakan pisau yang tumpul, jangan pula merendam kaki dengan air panas setelah bercukur, dan menyimpan pisau cukur ketika masih basah karena bakteri dan jamur bisa saja tumbuh di sana. Perhatikan selalu kebersihan dan kondisi pisau cukur tersebut.

(Baca: Kumis dan Janggut Tumbuh Pada Wanita, Kenapa?)

Lebih lanjut, sebelum mencukur bulu ketiak, pertimbangkanlah terlebih dahulu risikonya. Semoga bermanfaat!

Dilansir dari http://www.go-dok.com/amankah-mencukur-bulu-pada-tubuh/

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s